Sejarah Masjid Menara Imperium
Masjid Menara Imperium menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat bagi karyawan serta penghuni Gedung Menara Imperium di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan.
1999
Tahun BerdiriMasjid Menara Imperium bermula dari kebutuhan para karyawan dan penghuni Gedung Menara Imperium akan fasilitas ibadah yang nyaman dan mudah diakses di lingkungan perkantoran kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Pada tahun 1999, sejumlah karyawan dan penghuni gedung berinisiatif membentuk kepengurusan Masjid Menara Imperium (MMI) yang bertujuan menyediakan tempat ibadah bagi para jamaah di lingkungan gedung.
Dengan dukungan dari Perhimpunan Penghuni Menara Imperium (PPMI), pembangunan Masjid dilakukan di area Parkir Lantai P-14 dan dimulai pada 1 November 1999.
Seiring berjalannya waktu, Masjid ini berkembang menjadi pusat kegiatan keislaman seperti shalat berjamaah, shalat Jumat, kajian keislaman, serta kegiatan dakwah lainnya.
Kini Masjid tersebut dikenal sebagai Masjid Menara Imperium yang mampu menampung lebih dari 1.300 jamaah pada pelaksanaan shalat Jumat.
25+
Tahun Berdiri
1300+
Jamaah Jumat
50+
Kegiatan Dakwah
1999
Didirikan
Perjalanan Sejarah
Perkembangan Masjid Menara Imperium dari masa ke masa
Pembentukan Musholla
Karyawan dan penghuni Gedung Menara Imperium membentuk kepengurusan Musholla Menara Imperium (MMI) sebagai fasilitas ibadah bersama di lingkungan gedung.
Pembangunan Musholla
Pembangunan musholla dimulai di area Parkir Lantai P-14 dengan dukungan Perhimpunan Penghuni Menara Imperium (PPMI).
Mulai Digunakan
Musholla mulai digunakan untuk kegiatan ibadah seperti shalat berjamaah, kajian keislaman, serta kegiatan dakwah.
Perkembangan Masjid
Musholla berkembang menjadi Masjid Menara Imperium yang menjadi pusat kegiatan ibadah bagi penghuni dan karyawan gedung.
Pusat Kegiatan Keislaman
Masjid Menara Imperium mampu menampung lebih dari 1.300 jamaah dan aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan umat.